Tag Archives: budaya pop

Gunther

Siapa yang lebih menderita, Raskolnikov atau Gunther? Aku bilang Gunther. Raskolnikov masih punya keinginan untuk melawan nasib, memberontak dari belenggu takdir. Gunther tidak. Gunther pasrah pada nasib—selamanya hidup dalam fantasi dan keinginan yang lemah, terperangkap dalam kesepian yang panjang. Apa … Continue reading

Posted in Uncategorized | Tagged , , | Leave a comment