Alvvays

Konon katanya bau Camera Obscura—pop kamar apalah itu istilahnya. Tapi, meskipun Camera Obscura itu tidak bisa dibilang jelek, Alvvays ini berada di level yang berbeda dengan Camera Obscura. Ini, tentu saja, selera pribadi. Entah salah siapa—mungkin karena Molly Rankin is so damn pretty ini bukan hanya berbakat sebagai musisi, tapi lebih dari itu, dia ini punya kepekaan pada sisi-sisi kehidupan yang aku bisa relate, which is weird. Karena lagu Adult Diversion itu pastilah bukan seusatu yang akan pernah gue alamin juga. Tapi lagu itu manis—dan aku bisa tahu apa yang dialami si Molly itu. Tapi lagu Alvvays bukan hanya itu. Di lagunya yang lain, Molly pun sama menye kayak anak abege. But the songs are heartwarmingly sweet; it feels like having a crush for someone for the first time. Mungkin agak sedikit memalukan kalo ente orang Kanada. Kayak Mocca, Mocca itu band yang bagus. Tapi kok kayaknya gak enak ngefans sama Mocca. Mungkin karena liriknya kurang absurd. Gak kayak Alvvays—ini band bisa bikin lagu tentang pembunuhan seolah itu lagu patah hati biasa, bisa nulis “we can find comfort in debauchery” dan masih terdengar seperti lagu abege. Beda sama Mocca atau Makthaverskan yang entah terlalu manis, terlalu vulgar. Moderasi yang sempurna.

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s